General

Peta

Suatu hari Marcopolo – lelaki penjelajah itu – menangis. Air matanya tumpah di tanah. Lelaki perkasa itu menitikkan air mata karena tak ada lagi tempat yang bisa ia jelajahi. Tak ada lagi peta yang bisa direngkuhi. ”Kenapa kau menangis, Marcopolo?” tanya seseorang penduduk.”Karena tak ada lagi tempat yang bisa aku jelajahi. Tidak ada lagi peta… Continue reading Peta

General

Simbok

“Mbak, maaf kita tidak jadi ketemu. Aku mau pulang, ketemu simbokku,” suara di ujung telepon itu menjawab konfirmasiku untuk janji bertemu sore itu. Aku mengiyakan dan berjanji untuk ketemu usai akhir pekan nanti.Kembali ke simbok, buat temanku adalah kembali kekehangatan. Kembali menjadi diri sendiri dan kembali menjadi yang selalu menakjudkan di mata sang ibu. Seorang… Continue reading Simbok

General

Hening

Izinkah aku menulis tentang kesendirian. Mungkin ini adalah saat yang dibenci, juga oleh diriku. Tapi bisa jadi, ini adalah rasa yang paling dicari, oleh mereka yang hidupnya selalu bergemuruh. Saat sepi menyergap diriku, aku menerimanya dengan terbuka. Aku sadar dengan pilihanku, pilihan untuk merasakan kesendirian. Meski kadang hidupku begitu bergemuruh, dan menolaki kesunyian. Sendiri, buatku… Continue reading Hening

General

Harapan

Panggung di Jakarta tidak pernah habis cerita. Panggung di sini adalah mall atau pusat perbelanjaan. Dalam gemerlap mandi cahaya, saya bisa menjadi siapa saja. Di mall pula, sihir dilakukan. Rasionalitas dipojokjauhkan. Masih jelas tergambar ketika sale 70% sandal gambar buaya di Jakarta membuat orang rela antri berjam-jam untuk mendapatkannya. Berjan-jam! Meninggalkan pekerjaaan, meninggalkan anak dan… Continue reading Harapan

General

Odol

Niatan saya menuliskan hal-hal sederhana berangkat dari keinginan berbagi saja. Tidak ada yang lebih. Makin berbagi, saya makin kaya. Kaya teman, kaya doa, kaya ide. Lalu ada satu dua yang bilang: “Bu, saya suka tulisannya.” Saya pun manggut-manggut saja. Toh kalau ada rona malu, partner bicara saya tak akan tahu perubahan di muka saya. Biasanya… Continue reading Odol

General

Cermin

Kemarin seorang teman bilang, “Mbak…mbak…fotonya saya pinjam sebentar ya. Untuk contoh di presentasi.” Temanya Who am I. Masih bagus ya tidak untuk contoh: ini dia yang tidak terawat. Hehhehehhehhehe. Sang teman tidak menjelaskan, menggambarkan apa foto di depan cermin itu. Di foto, saya suka tersenyum. Begitu juga kalau ketemu orang. Hanya perlu sedetik untuk mengubah… Continue reading Cermin

General

Tentang Kita

Senang bisa sharing dan mendengar banyak hal tentangmu. Semua ceritamu turut menguatkan aku.Aku menangis untuk semua rasa sakit yang pernah kau alami. Aku tersenyum untuk kenakalan dan akal cerdasmu. Aku tertegun dengan ketabahanmu.Jangan lagi lihat ke belakang. Toh karet pensilmu tidak akan bisa menghapus sejarah yang pernah kau lalui. Cukup sekali lalu kau maknai. Kalau… Continue reading Tentang Kita

General

Honger is de beste sauce

Sambil menunggu teman memberikan presentasi di perusahaan, iseng-iseng saya coba menulis. Tak elok kan kalau usai manggung lalu saya terlihat terkantuk-kantuk di depan peserta trainer. Jaim dikit dong, hehehhehheheSaya adalah seorang penikmat makanan. Buat saya makan adalah kenikmatan dan tidur adalah kemewahan. Kok kayaknya hidup saya hanya untuk makan dan tidur ya prioritasnya. Hehheheh. Tidak… Continue reading Honger is de beste sauce

General

Biaya Pernikahan

Senangnya punya bos gaul. Bukan pekerjaan yang ditanya tapi justru cerita-cerita lucu yang membuat kami semua tersenyum dan jidat tidak lagi mengkerut. Pak Bos saya cerita, dia ditanya tentang berapa besar biaya pernikahan yang harus disediakan oleh anaknya. Jawabnya: “Sungguh aku tidak bisa menghitung berapa biaya pernikahan itu, anakku. Lha wong sampai sekarang saja saya… Continue reading Biaya Pernikahan

General

Fokus

Hari geneee tidak punya Blackberry, ke laut saja deh. Tanpa BB tidak bisa mengupload status facebook, baru ini baru itu. Baru sama selebriti ini dan sok sibuk dengan si anu. Dari urusan domestik sampai futuristik. Biar kentara sok sibuk, makanya status diupload terus. Ah saya juga tak punya BB. Bahkan sejak 2001 saya memilih tidak… Continue reading Fokus

General

Sakit

Kemarin saya sempat sakit. Akhirnya wonderwomen sakit juga ya. Hehehhehhe. Seharian tidak keluar rumah. Di atas tempat tidur saja. Bangun tidur, ...tidur lagi. Persis seperti lagunya Mbah Surip almarhum. Nikmat senikmat-nikmatnya. Buat saya tidur memang kenikmatan. Telpon tetap tak henti berdering, begitu juga sms. Tapi yang jelas, internet online terus donk. Hehhehehhehehhe. Setiap ada yang… Continue reading Sakit

General

Pengantin Kertas

Hari ini banyak orang bersuka. Kata mereka merayakan cinta. Banyak yang menanti dengan cemas, kira-kira apa ya hadiah dari sang kekasih. Sebingkai cincin indah, sekotak tas yang kemarin mengerling kita di etalasenya atau cukup coklat dan bercinta dengan hangat. Tapi membuat masing-masing sibuk memaknai perayaan ini. Tapi tidak denganku. Hari ini sebetulnya aku hanya ingin… Continue reading Pengantin Kertas

General

Intermezzo

Perkawinan selalu merupakan misteri. Kita bagai menyingkap selubung demi selubung rahasia di dalamnya. Si ganteng yang jadi suami kita, tiba-tiba berubah tidak menarik lagi. Istri yang dulu sangat seksi, setelah sekian waktu ternyata tak lagi jadi bidadari. Rumah yang dulu sangat teduh, menjadi gerah tinggal lebih lama di dalamnya. Kok bisa sih? Sedikit intermezzo dini… Continue reading Intermezzo

General

Belajar Sederhana dari Warren Buffet

Lagi-lagi belajar dari orang terkenal. Warren Buffet namanya. Saya cuma kenal dari foto dan dari beberapa tulisan atau prinsip hidup yang dianutnya. Sungguh, belum pernah berjumpa dan salaman secara langsung, meski ingin sekali. Warren Buffet, orang kaya di Amerika yang mendermakan 31 juta dolar untuk kegiatan kemanusiaan. Menariknya, orang kaya ini hanya masih tetap tinggal… Continue reading Belajar Sederhana dari Warren Buffet

General

Tersenyumlah Untukku

Disudut kiri bibirmu Diantara baris putih gigi kecilmu Aku mengakuinya Betapa bagus dan tulusnya senyummuDisudut sebelah kanan dadamuDiantara jantung dan paru-parumuAku merasakannyaBetapa cantik hati dan kejujurannmuKesekian kali aku melihatnyaSelama itu pula aku mengaguminyaTapi ..Detik berlalu dan hari bertambah tuaBersyukurlah kita berdua mendapatkan keduanyaSebagus senyum dan seindah kejujuranmu Bunda … Teruslah tersenyum sebagus itu untukku