Skill

Belajar Mencintai

Terpikirlah kita bahwa pada umur tertentu kita ingin menjadi ini dan itu? Apakah waktu itu bekerja sebagai PR masuk dalam pekerjaan impian kita? Apapun profesi saat ini, belajar mencintai wajib hukumnya.

Profesi sebagai humas dalam beberapa tahun terakhir ini menjadi pilihan favorit para milenial. Tengoklah di kampus-kampus yang menyediakan jurusan PR. Penuh dengan peminat.

Bekerja sebagai PR memang menjadi daya tarik  tersendiri. Pekerjaan ini tidak mudah. Cita-cita besarnya adalah membangun dan meningkatkan reputasi perusahaan.

Berbahagiah milenial yang saat ini relatif karib dengan gadget. Dunia mereka lebih lebar dan luas terkoneksi dengan banyak simpul. Paling tidak, mereka menguasai bagaimana media sosial bekerja.

Lalu modal dasar apa yang harus kita miliki? Kita dituntut memiliki kemampuan paripurna. Menulis, berbicara, berjejaring, membuat rancangan kerja dan masih banyak lagi.

Tetapi yang paling utama, apapun pekerjaan kita termasuk sebagai PR, open mind adalah hal dasar yang mutlak kita miliki.  Dengan berpikiran terbuka, kita akan mudah menyerap ide-ide baru dari sekeliling dan partner kerja kita.

Kedua, berpikirlah out of the box. Meskipun kita memiliki banyak ide, tim yang keren, tetapi eksekusi normatif, hasilnya pasti tidak akan maksimal. Mencari terobosan adalah kunci.

Jadi sudah siap untuk makin jatuh cinta dengan profesi ini? Open mind dan out of the box adalah koentji.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *