General

Cermin


Kemarin seorang teman bilang, “Mbak…mbak…fotonya saya pinjam sebentar ya. Untuk contoh di presentasi.” Temanya Who am I. Masih bagus ya tidak untuk contoh: ini dia yang tidak terawat. Hehhehehhehhehe. Sang teman tidak menjelaskan, menggambarkan apa foto di depan cermin itu.

Di foto, saya suka tersenyum. Begitu juga kalau ketemu orang. Hanya perlu sedetik untuk mengubah bentuk bibir manyun menjadi seulas senyum. Satpam gedung yang garang pun, menjadi hangat dan ramah karena senyuman. Office boy yang mendekat takut-takut menjadi percaya diri ketika kita mengembangkan senyuman. Sang anak yang merasa bersalah pun, akan lega ketika ia melihat senyum di wajah orang tuanya. Ternyata, senyum itu kecil, tapi dasyat ya.

Dan saya percaya, dengan senyum, saya juga mendapatkan banyak keajaiban. Bentuknya macam-macam. Ada kemudahan, kesehatan, kekayaan, kebaikan, penyelesaian masalah dan persahabatan. Dengan senyum pula saya mengendalikan dunia. Paling tidak dunia kecil saya. Mendekatkan lebih banyak orang yang meringankan semua langkah saya.

Buat saya, ia juga jembatan dua hati. Hatiku dan kamu. Ah lengkungan itu ternyata meluruskan banyak hal. Indahnya senyum yang ikhlas itu.

Emmy Kuswandari, Agustus 2009

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *