Sedekah Ilmu

Tahu goreng pagi ini berbeda rasa. Meski dari penjual yang sama, di belakang kantor. Padahal, demi Tuhan, ngantor pertama saya ingin mulai makan yang sehat.  Diet canggih seperti orang-orang. Resolusi awal tahun. Dan hancur di hari pertama.
Ada kriuk renyah dari setiap potongan tahu pagi ini. “Buku apa yang paling akhir dibaca?” Tanya Lutfie Syaukani. Pertanyaan yang garing. Karena kita lebih banyak membaca  status orang di sosial media. Sejujurnya itu yang terjadi dalam keseharian kita saat ini.
Dan, ternyata  benar dugaku. Sebagian kami kesulitan untuk mengingat kembali buku terakhir yang kami baca.  Justru ingatan yang membeku tentang  buku yang kami baca ini, menjadi pintu pembuka pelajaran kami  pagi ini.

Continue reading “Sedekah Ilmu”