Langkah Pertama Eka Tjipta Widjaja

Lebih dari 10-13 ribu langkah sejak weekend lalu ketemu weekend saat ini, setiap harinya.. Istimewa? Ndak juga sebetulnya. Yang membuat langkah ini jadi terasa lain karena hanya di satu tempat saja, Rumah Duka Sentosa, RSPAD. Dari lobi, keluar masuk, naik dan turun. Itu saja. Membantu tamu yang melayat, mendengarkan cerita orang-orang tua, kebaktian, menemani teman-teman wartawan, membantu Bu Anie Indrawati membuat kartu ucapan.

10-13 ribu langkah nyaris 8 hingga 10 km perharinya. Kadang dari jam 8 pagi hingga 23. Hari ini 7351 langkahku menghantar Pak #EkaTjiptaWidjajakembali ke fana.

Continue reading “Langkah Pertama Eka Tjipta Widjaja”

Menjangkau Perempuan Indonesia Melek Teknologi

Plaform sosial media sangat beragam. Mau buat ghibah bisa, mau riya apalagi, berbagi informasi, nitip nyimpen dokumentasi, dan pastinya jualan ini dan itu. Belajar sosial media ini makin dikejar makin lari. Jadi pinter-pinternya kita memanfaatkan teknologi untuk kebaikan dan syukur mendatangkan banyak orderan dari barang dan jasa yang kita jual. Jangan mau hanya jadi alat saja untuk nyebar hoax. Uang tak dapat, bijak pun tak nampak.

Senang hari ini punya waktu dengan teman-teman perempuan Hebat yang mempunyai produk beragam. Ada jamu, ada produk fashion nya mbak Tatty Aprilyana dengan @biar.senang, ada kebayanya mbak Titis, ada rendang, kebab kebib, dan banyak lagi. Syukur-syukur belajar bareng Womenwill ini bisa menular ke banyak teman perempuan di seluruh Indonesia.

Continue reading “Menjangkau Perempuan Indonesia Melek Teknologi”

Loyalitas Elly Romsiah

Mensyukuri apapun dan memaafkan

Usianya masih awal dua puluhan saat kerja dengan Eka Tjipta Widjaja. Ia melamar kerja 28 Agustus 1965. Di kantor Sinar Mas yang masih berupa ruko sewaan di bilangan Jakarta Utara. Masih gadis. Elly Romsiah namanya. Karyawan pertama Sinar Mas. Kalau ada nomor induk karyawan, pastinya 001.

Jangan bayangkan ruang kerja yang nyaman. Terpisah antara ruang bos dan sekretaris. Eka dan Elly, bekerja di meja yang sama. Berhadap-hadapan.

Zaman itu semuanya masih sangat sederhana. Pun atap kantor yang kadang bocor diterpa hujan.

Saya belum lama mengenal Bu Elly, meski 12 tahun di bawah atap yang sama. Selama ini saya pengagumnya dari jauh.

Continue reading “Loyalitas Elly Romsiah”