Guru Hebat di Para Games 2018

Anak yang hebat, pasti orang tuanya lebih hebat lagi. Saya lupa kenalan dengannya. Perebutan emas Iran dan Jepang di wheelchair basketball seru sekali. Selisih satu dua angka saja. Ramai sejak babak kedua. Di 10 menit ketiga malah seri dengan 58. Hampir habis rasanya nafas. Teriak dan deg-degan. Begitu juga di babak penghabisan. 68-66. Pakai drama di empat detik terakhir. Padahal, pemain cadangan Iran sudah menyerbu lapangan untuk memberi selamat. Coach Iran juga sudah sujud syukur.

Ketika lapangan sudah steril kembali, detik-detik terakhir dilanjutkan. Tetap Iran juaranya. Siappun yang juara kami gembira sebetulnya. Permainan keras. Partai keras sejak awal hingga akhir. Berkali-kali pemain jatuh dari kursinya. Meski tak ada yang terlontar dari kursi rodanya seperti kemarin ketika Malaysia lawan Indonesia. Pengunci di paha terlepas.

Para pemain Iran dan Jepang ini bagai penari balet yang bergerak dengan speed tinggi membentuk formasi. Mereka memacu kursi rodanya bak Lewis Hamilton atau Kimi Raikkonen di landas pacunya. Sehebat Dani Pedrosa atau Valentino Rossi di musim ini. Selincah dan sekencang itu rasanya dalam putaran kecepatan kursi rodanya.

Continue reading “Guru Hebat di Para Games 2018”

Mbrambangi di Para Games 2018

Sejak pagi sudah di GBK. Antri beberapa tiket yang sudah habis di online. Baru memasang gelang, seorang gadis tiba-tiba memeluk. Aku cuma senyum. Dua langkah berjalan, ada anak yang minta gelang tiketku untuk pasang di tangannya. Disangkanya aku ibunya, yang memang hanya berdiri 20 senti dari tempatku. Berlari beberapa anak berkebutuhan khusus dengan gembiranya. Gembira karena hari ini mereka sekolah di luar ruang.

Semua adegan tadi hanya dalam hitungan menit, di depan gerbang 5 GBK. Tahan…tahan….tahan………jangan sampai air matamu tumpah pada langkah-langkah pertama. Saya menasihati diriku sendiri. Berhasil…..meski mbrambangi.

Hari ini sengaja banget ke #paragames2018 setelah weekend lalu kehabisan tiket dan Sabtu nanti sangat sedikit pertandingan yang masih berlangsung. Harus banget pergi.

Continue reading “Mbrambangi di Para Games 2018”