Berteman dengan Grogi

Pasti pernah merasakan jantung dag dig dug tak karuan. Keringat dingin keluar di sela jari tangan atau mengalir di punggung. Mau pingsan rasanya.  Perut tetiba mulas dan bolak balik ke toilet. Terlebih bila harus berbicara di depan umum, di depan atasan  atau  diperhatikan banyak orang.

Itu mungkin yang namanya grogi. Tak mengenal usia, jabatan atau jenis kelamin. Siapa saja pasti pernah mengalaminya, meski untuk alasan yang sederhana. Menghilangkan grogi bisa dilatih. Atau pakai saja jurus teman saya Monika dan Amel: hadapi. Agak nekat memang, tapi ternyata efektif mengusir grogi seiring perjalanan waktu.

Sedikit tips menghadapi grogi sudah saya share di postingan terdahulu. Tapi ternyata, dalam perjalanan waktu, meski sudah sering jadi MC, jadi pembicara atau memimpin rapat, grogi kadang masing suka menghampiri. Terlebih ketika di acara besar atau audience yang masih asing sama sekali. Mulailah gejala-gejala  nervous menyerang.

Continue reading “Berteman dengan Grogi”