Roller Coaster

“Siapkan jumpa pers untuk siang ini. Jam 13. Tentang pajak,” ujar atasanku lewat telpon.  Tepat di jam 9 pagi. Itu artinya  hanya ada waktu beberapa jam untuk persiapan. Dan sepagi itu saya sudah di luar kantor untuk satu kegiatan. Tak ayal, anak magang yang jadi sasaran. Mencari ruang untuk jumpa pers, berkoordinasi materi, konfirmasi kehadiran VIP, kirim undangan ke wartawan, menyiapkan konsumsi, menyiapkan  gudie bag dan banyak printilan lain yang harus dilakukan.

“Yakin mbak bisa? Saya harus bicara dengan siapa?” ujar anak magang getir. Koordinasi di internal, bila tak tepat orang akan selalu  runyam. Beberapa nomor aku berikan setelah telpon terlebih dahulu. Aku biarkan anak magang jumpalitan mengerjakan ini itu. Bergegas kembali ke kantor jelas harus aku lakukan.

Dulu, ketika tidak lagi menjadi wartawan, aku pikir aku terbebas dari berbagai tenggat waktu seperti ini. Tetapi ternyata, deadline sebagai wartawan media cetak jauh lebih teratur dibandingkan kerja di kantor swasta. Kejaran waktu bisa setiap waktu. Bila ada permintaan materi hari ini, itu artinya sudah harus selesai dikerjakan sejak kemarin. Itu candaan kami.

Continue reading “Roller Coaster”