Jebakan Google

Menuntut ilmu itu cukup dengan meluruskan niat dan menghilangkan malas. Dan its make my day. Sehari tujuh kali naik ojek Thamrin Manggarai, hari itu. Dekat sih. Tapi kalau lari, lumayan juga. Jam 8 pagi dan berakhir hampir jam 5 sore. Menulis dengan tangan paling banyak sepanjang tahun ini barangkali. Dokumen setebal matras protector. Dan tidak boleh bosan dengan pertanyaan berulang.

Sertifikasi PR sudah lama saya tunggu-tunggu, setelah sebelumnya menjalani akreditasi PR. Wajibkah dua-duanya? Tidak tentu saja. Ini lain dengan sertifikasi guru, yang boleh mengajar bila memenuhi syarat administratif, diantaranya sertifikasi.

Tapi saya niat. Niat sekali. Dengan mengusung 3 bundel portofolio. Keren? Ya ndak juga, karena memang banyak bukti yang harus disertakan. Sertifikasi ini lain dengan akreditasi. Kalau akreditasi, kita diminta untuk presentasi program. Sedangkan sertifikasi, cukup dengan menyertakan berbagai bukti-bukti administratif dan bukti pekerjaan, tergantung jenis atau level sertifikasi yang diambil.

Continue reading “Jebakan Google”